JLPT
Juga disebut: Nihongo Nouryoku Shiken, tes kemampuan bahasa Jepang
Japanese-Language Proficiency Test, ujian kemampuan bahasa Jepang berstandar internasional yang menakar pemahaman lewat soal pilihan ganda. Hasilnya berupa sertifikat jenjang N5 sampai N1 yang berlaku seumur hidup dan diakui luas untuk studi serta karier ke Jepang.
Jenjang N5 sampai N1
Juga disebut: level JLPT, tingkat kemampuan
Lima tingkat kemampuan yang dijenjang JLPT. N5 dan N4 menakar bahasa Jepang dasar yang dipelajari di kelas, N3 menjadi titik jembatan, sedangkan N2 dan N1 menakar bahasa Jepang yang dipakai dalam situasi nyata yang lebih luas, formal, dan abstrak.
Moji-goi
Juga disebut: huruf dan kosakata, vocabulary
Seksi huruf dan kosakata yang menakar penguasaan kanji, cara bacanya, serta arti kata sesuai jenjang. Beban kanji melonjak tajam, dari sekitar seratus kanji di N5 sampai mendekati dua ribu kanji di N1, sehingga pembendaharaan kata menjadi pondasi seluruh tes.
Bunpou
Juga disebut: tata bahasa, grammar
Seksi tata bahasa yang menakar pola kalimat dan partikel khas bahasa Jepang. Anda diminta memilih bentuk gramatikal yang pas serta merangkai urutan kata yang utuh, sehingga penguasaan pola per jenjang menentukan ketepatan jawaban Anda.
Dokkai
Juga disebut: membaca, reading comprehension
Seksi membaca yang menakar pemahaman teks tertulis, dari kalimat dan pengumuman pendek di jenjang dasar sampai artikel serta opini panjang di jenjang mahir. Seksi ini menguji kecepatan membaca sekaligus ketepatan menangkap maksud penulis di tengah waktu yang sempit.
Choukai
Juga disebut: menyimak, listening
Seksi menyimak yang memutar rekaman percakapan dan monolog bahasa Jepang. Audio berjalan satu kali tanpa pengulangan, sehingga Anda dilatih menangkap inti pembicaraan, nada, dan detail penting dalam sekali dengar sebelum maju ke soal berikutnya.
Ambang skor dan skor minimum seksi
Juga disebut: passing mark, sectional pass
Dua syarat kelulusan JLPT. Pertama, skor total Anda melewati ambang jenjang dari maksimum 180. Kedua, tiap seksi penilaian melewati garis minimumnya, sehingga satu seksi yang melorot dapat menggagalkan kelulusan meski angka total terlihat aman.