Calistung
Juga disebut: baca tulis hitung
Singkatan dari membaca, menulis, dan berhitung. Pada tahap masuk SD, calistung berarti mengenal huruf, merangkai suku kata, menulis huruf, dan berhitung angka kecil, semuanya pada tingkat awal yang sesuai usia anak.
Kesiapan sekolah
Juga disebut: school readiness
Kondisi anak siap mengikuti belajar di kelas satu, mencakup kematangan fokus, kemandirian, kemampuan sosial, dan pengenalan calistung. Istilah ini sering disebut school readiness oleh sebagian sekolah.
Observasi
Juga disebut: pengamatan kesiapan
Cara sekolah menilai anak dengan mengamati kegiatannya, seperti mewarnai, menyusun balok, menjawab pertanyaan, dan mengikuti instruksi. Observasi menggantikan tes tulis yang kaku karena lebih cocok untuk anak usia dini.
Motorik halus
Juga disebut: gerak jari dan tangan
Kemampuan menggerakkan otot kecil di jari dan tangan, yang dipakai untuk menulis, menggunting, dan mewarnai. Motorik halus yang terlatih membuat anak nyaman memegang pensil saat masuk kelas satu.
Kematangan sosial emosional
Juga disebut: kesiapan sosial anak
Kesiapan anak mengelola perasaan, bergiliran, berbagi, dan berpisah sebentar dari orang tua. Sekolah memperhatikan hal ini karena belajar di kelas menuntut anak nyaman bersama teman dan guru.
Transisi PAUD ke SD
Juga disebut: peralihan PAUD ke SD
Masa perpindahan anak dari pendidikan anak usia dini menuju sekolah dasar. Pemerintah mendorong transisi ini berjalan menyenangkan dan menekankan kesiapan menyeluruh yang mencakup sosial, emosi, dan kemandirian di samping calistung.
SDIT
Juga disebut: SD Islam Terpadu
Sekolah Dasar Islam Terpadu, sekolah yang memadukan kurikulum umum dengan pendidikan agama. Seleksinya kerap menambah penilaian hafalan surat pendek, doa harian, dan pengenalan huruf hijaiyah.
Wawancara orang tua
Juga disebut: interview orang tua
Sesi tanya jawab antara sekolah dan orang tua untuk mengenal pola pengasuhan, harapan, serta kesiapan keluarga mendukung anak. Sebagian SD favorit dan SDIT memasukkan tahap ini dalam seleksi.