Skor TOEFL minimal untuk beasiswa berada pada kisaran 80 sampai 100 untuk TOEFL iBT (skala 0 sampai 120), atau 500 sampai 550 untuk TOEFL ITP (skala 310 sampai 677). Beasiswa dalam negeri sering menerima ITP 500, sedangkan beasiswa luar negeri papan atas menuntut iBT 90 ke atas. Ambang ini berubah tiap tahun, jadi cek selalu panduan resmi penyelenggara terbaru.
Mengapa ada dua angka: TOEFL iBT dan TOEFL ITP
Sebelum mengejar angka tertentu, pahami dulu bahwa kata "TOEFL" merujuk pada beberapa format dengan skala berbeda. TOEFL iBT (Internet-Based Test) memakai skala 0 sampai 120, gabungan empat bagian Reading, Listening, Speaking, dan Writing yang masing-masing bernilai maksimal 30. Inilah format yang diakui universitas di luar negeri untuk syarat masuk dan beasiswa internasional.
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) memakai skala 310 sampai 677 dan mengukur tiga bagian: Listening, Structure, serta Reading, tanpa Speaking dan Writing. Banyak beasiswa dalam negeri dan universitas di Indonesia menerima skor ITP karena biaya dan akses tesnya lebih ringan. Saat sebuah pengumuman beasiswa menulis "TOEFL minimal 500", angka itu hampir pasti merujuk ITP, sementara "TOEFL minimal 80" merujuk iBT.
Penyetaraan kasar antar keduanya membantu Anda membaca syarat: ITP 500 setara sekitar iBT 61, ITP 550 setara sekitar iBT 80, dan ITP 600 setara sekitar iBT 100. Tabel konversi resmi diterbitkan ETS, jadi gunakan angka penyetaraan sebagai panduan awal dan konfirmasi ke ketentuan beasiswa yang Anda tuju.
Patokan skor untuk beasiswa dalam negeri
Untuk studi di Indonesia, ambang TOEFL cenderung lebih lunak. Beasiswa pascasarjana dalam negeri kerap mematok TOEFL ITP minimal 500, atau setara iBT 61, sebagai syarat pendaftaran. Beberapa program magister di PTN besar menerima rentang ITP 450 sampai 500 tergantung jurusan dan tahun seleksi.
Sebagai contoh, pada beberapa edisi terakhir LPDP jalur magister dalam negeri mencantumkan TOEFL ITP 500 atau iBT 61 sebagai ambang bahasa. Angka ini termasuk ketentuan yang dapat berubah tiap pembukaan, jadi cek panduan resmi LPDP terbaru sebelum mendaftar dan jangan berpatokan pada nilai edisi lama.
Strategi yang aman untuk pelamar dalam negeri adalah membidik skor sedikit di atas ambang minimal. Jika syaratnya ITP 500, target latihan Anda sebaiknya 530 ke atas. Selisih ini memberi ruang aman saat skor tes asli sedikit di bawah hasil tryout, sekaligus memperkuat berkas Anda dibanding pelamar lain pada formasi yang sama.
Patokan skor untuk beasiswa luar negeri
Beasiswa ke luar negeri menuntut TOEFL iBT, dan ambangnya naik seiring reputasi kampus tujuan. Banyak universitas mensyaratkan iBT 80 untuk program pascasarjana, sementara kampus papan atas di Amerika Serikat, Inggris, atau Australia kerap meminta iBT 90 sampai 100, dengan skor minimum per bagian (misalnya Writing dan Speaking masing-masing minimal 22).
Pada beberapa edisi terakhir, LPDP jalur magister luar negeri mencantumkan TOEFL iBT sekitar 80, dan jalur doktoral luar negeri sekitar iBT 94. Beasiswa pemerintah negara lain memiliki ketentuan sendiri: sebagian menerima TOEFL iBT, sebagian mengutamakan IELTS. Karena tiap penyelenggara berbeda, baca panduan resmi tahun berjalan dan catat skor minimum per bagian di samping skor total.
Perhatikan juga masa berlaku skor. Sertifikat TOEFL iBT berlaku 2 tahun sejak tanggal tes. Atur jadwal tes agar skor masih aktif saat Anda mendaftar beasiswa sekaligus saat mendaftar ke universitas, karena dua proses ini sering berjalan terpisah dengan tenggat berbeda.
Cara menaikkan skor TOEFL ke ambang beasiswa
Langkah pertama adalah tes diagnostik untuk mengetahui posisi awal Anda dan bagian mana yang paling lemah. Dari sini target terukur disusun: berapa poin yang harus naik, dari bagian mana, dalam berapa pekan. Pelamar yang lemah di Listening membutuhkan latihan berbeda dari yang lemah di Writing, sehingga rencana belajar dipersonalisasi.
Tahap penguatan membangun fondasi yang lemah, misalnya tata bahasa untuk Structure (ITP) atau struktur esai untuk Writing (iBT). Tahap drilling melatih kecepatan dan ketepatan dengan bank soal bertingkat, lalu tryout penuh dengan timer mensimulasikan tekanan tes asli, termasuk format sesi dan durasi yang sebenarnya.
Di Exademy, persiapan TOEFL berjalan satu tutor satu siswa dengan tutor yang dikurasi sesuai target skor dan kelemahan Anda. Metode empat langkah Diagnostic, Penguatan, Drilling, dan Tryout menaikkan peluang Anda mencapai ambang beasiswa dari posisi Anda sekarang. Hasil tetap bergantung pada usaha dan konsistensi latihan Anda.
Kesalahan umum saat menyiapkan skor untuk beasiswa
Kesalahan paling sering adalah hanya mengejar skor total dan mengabaikan skor minimum per bagian. Sebuah beasiswa bisa menolak pelamar dengan iBT 95 jika skor Speaking-nya hanya 18 padahal syaratnya 22. Baca syarat hingga detail per bagian, lalu rancang latihan agar tidak ada bagian yang tertinggal jauh.
Kesalahan kedua adalah mengira semua "TOEFL" sama. Mengantongi TOEFL ITP 550 tidak otomatis memenuhi syarat universitas luar negeri yang meminta iBT. Pastikan jenis tes yang Anda ambil cocok dengan jenis yang diakui beasiswa dan kampus tujuan sebelum membayar biaya tes.
Kesalahan ketiga adalah menunda tes hingga mepet tenggat. Skor TOEFL iBT biasanya keluar sekitar 4 sampai 8 hari setelah tes, dan Anda mungkin perlu satu kali tes ulang untuk mencapai target. Sisakan jarak waktu yang cukup antara jadwal tes dan tenggat pendaftaran beasiswa agar tidak terburu-buru.
Pertanyaan yang Sering Ditanya
Berapa skor TOEFL untuk beasiswa LPDP?
Pada beberapa edisi terakhir, LPDP mematok TOEFL ITP 500 atau iBT 61 untuk magister dalam negeri, iBT sekitar 80 untuk magister luar negeri, dan iBT sekitar 94 untuk doktoral luar negeri. Angka ini dapat berubah tiap pembukaan, jadi cek panduan resmi LPDP terbaru.
Apa beda TOEFL ITP dan iBT untuk syarat beasiswa?
TOEFL ITP berskala 310 sampai 677 dan banyak diterima beasiswa dalam negeri, sedangkan TOEFL iBT berskala 0 sampai 120 dan diakui universitas luar negeri. Penyetaraan kasar: ITP 550 setara sekitar iBT 80. Pastikan jenis tes Anda cocok dengan yang diminta beasiswa tujuan.
Berapa lama skor TOEFL berlaku untuk mendaftar beasiswa?
Sertifikat TOEFL iBT berlaku 2 tahun sejak tanggal tes. Atur jadwal tes agar skor masih aktif saat Anda mendaftar beasiswa sekaligus saat mendaftar ke universitas tujuan, karena dua tenggat ini sering berjalan terpisah.
Apakah beasiswa menerima IELTS sebagai ganti TOEFL?
Banyak beasiswa menerima IELTS maupun TOEFL iBT, dengan ambang setara, misalnya IELTS 6.5 sebanding dengan TOEFL iBT sekitar 90. Sebagian penyelenggara mengutamakan salah satu. Periksa panduan resmi beasiswa tujuan sebelum memilih tes yang Anda ambil.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan menyiapkan TOEFL untuk beasiswa?
Bergantung pada selisih skor awal dengan target. Menaikkan TOEFL iBT sebesar 10 sampai 15 poin umumnya butuh 2 sampai 4 bulan latihan terarah. Mulai dari tes diagnostik untuk mengetahui jarak ke target, lalu susun jadwal belajar yang realistis.